Asssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!
Alhamdulillah ternyata kita sudah masuk di awal bulan penguhujung tahun
2019, yang artinya akhir bulan Desember
ini"CUTI"
yeay! InshaAllah Arum akan kembali pulang ke
daerah bertemu dengan ibuk,bapak dan semua yang kurindukan.
Akan ada banyak ritual tahunan yang dilakukan masyarakat, iyap! perayaan
Tahun Baru, Resolusi tahun 2020 , Tiup Terompet , Kembang Api , dan jangan
lupakan hujan ya! .
Maha Besar Allah, seingat Arum setiap kali tahun baru , Allah selalu
menurunkan hujan yang merupakan berkah bagi seluruh makhluk ciptan-Nya yang ada
di bumi ini, yah walaupun masih banyak yang tetep kekeuh nyalai petasan
dilangit sih, belum tau aja nanti kalau yg turun selain air ._
Belum lagi kalo keras kerasan tiup terompet? padahal Allah punya
terompet yang lebih besar dan lebih kuat dimana terompet itu dan yang nanti
hanya akan ditiup oleh Malaikat Isrofil sebanyak 2x, hanya 2 kali tapi
menentukan keabadiaan diri kita, semoga kita semua kembali dengan keadaan
khusnul khotimah, Amin amin yarobbal alamin
Nahh, ininih yang bakal Arum bahas, sesuai sama judul nyaaa jengjengjeng
"SAWAH DAKWAH"
Kenapa sawah? kok dihubung-hubungin sama dakwah? sawah kan kotor? dakwah
kan suci? hah dakwah? ah takut nanti ginigitu? udah merasa paling bener?sok
suci? Dann masih banyak pertanyaan antri panjang dibelakang hihi.
Hmm jadi alasan Arum membahas tentang “Sawah Dakwah” ini karena Arum
ingin mendapat syafaat di hari akhir kelak, karena Arum SANGAT MENYADARI DAN
TAHU DIRI bahwa Arum SANGAT JAUH DARI KESEMPURNAAN , jadi untuk itu selagi arum
masih diberi Allah kesempatan didunia , Arum harus persiapkan sebaik mungkin
untuk Akhirat , InshaAllah bila Allah mengizinkan , kelak kita semua dapat
dikumpulkan bersama mukmin yang beriman amin amin yarobbal alamin.
Dakwah… Hmmmm yumyum,
makanan netizen yang sangat renyah serenyah krupuk garing dan tahan
lama. Hahaha
Kenapa renyah? Karena sebuah dakwah adalah kewajiban yang selalu
disertai ujian, salah satunya cemoohan dan berbagai rintangan halangan lainnya
dari para (sebut saja) haters hihi
Tahan lama? Sejak zaman nabi nabi utusan Allah terdahulu dakwah telah
ada, hal ini untuk membawa kebaikan bagi seluruh umat manusia, hingga saat ini
tertoreh dalam Alquran dan Assunah.
Pertama, yok pahami apa itu sawah ? jadi menurut mbah gugel tepatnya wikipedia
bahwa sawah
adalah Tanah yang digarap dan diari untuk tempat
menanam padi. Untuk keperluan ini, sawah harus menyangga genangan
air karena padi memerlukan penggenangan pada periode
tertentu dalam pertumbuhannya . Untuk mengairi sawah dibutuhkan sistem
irigasi dari mata air, sungai atau air hujan .
Lalu apa itu dakwah?
Dakwah berasal dari Bahasa arab yang berarti “ajakan”, kegiatan yang
bersifat menyeru,mengajak dan memanggil oranglain untuk beriman dan taat kepada
Allah sesuai garis aqidah, syariat dan akhlak islam .
Lalu apasih hubungan keduanya rum?
Mari kita samakan pemahaman hubungan antara sawah dengan dakwah.
Perumpaannya --
Sawah adalah Diri Manusia yang diciptakan Allah dari
materi (tanah) dan non materi (ruh illahi) yang harus digarap dan diairi
sedemikian rupa dengan iman, ilmu dani ihsan untuk tempat menanam bekal di hari
penentuan akhir kelak. maka untuk keperluan hasil terbaik di hari tersebut
Manusia harus menyangga genangan air yang merupakan ujian dan cobaan hidup,
yang memang dalam periode tertentu hal ini sangat diperlukan dalam peningkatan
kualitas iman dan ketaqwaan seorang Manusia . Namun untuk hal itu dibutuhkan
sebuah sistem yang bersumber dari Alquran, As sunah dan hadist.
Fahimna?
belum! Oke next kita bahas,
Kita sebagai manusia adalah makhluk yang independensi, yaitu mahkluk
yang tidak bisa ada dengan sendirinya, dimana adanya Sang Pencipta segala hal
yang ada di alam semesta ini. Iyap Qul huwaAllahu ahad yang
artinya Katakanlah (Muhammad)”Dialah Allah yang Maha Esa” , Allah Subhanau
wata’ala . Lalu apa tugas kita sebagai ciptaan-Nya? Beribadah hanya kepadanya
dan tentunya ber amar ma’ruf nahi munkar (Menjalankan perintah
dan menjauhi larangan-Nya) agar kelak kita mampu menjadi mahkluk yang
dicintai Allah SWT.
Nah untuk itu bagaimana system agar Alquran dan As sunah itu mampu
dengan baik menghasilkan bekal terbaik dihari penentuan bagi seluruh umat
manusia? Jawabannya telah Allah berikan melalui risalah -risalah nabi terdahulu
dan khususnya Rasullullah SAW yakni Nabi Muhammad SAW yang diberikan wahyu oleh
Allah berupa Al Quranul kariim yang merupakan pedoman hidup manusia.
Sejak turunnya wahyu pertama yakni surah Al-alaq ayat 1-5 yang
mana pada saat itu Rasulullah tengah berada di Gua Hira’dan kemudian disusul
datangnya wahyu kedua yakni surah Al Maidah. Didalam peristiwa penerimaan wahyu
kedua Rasulullah ini , di kisahkan Allah dalam Surah Al Muzammil yang berarti
“Orang yang berselimut” yang berisi tentang petunjuk-petunjuk Allah kepada Nabi
Muhammad SAW untuk mempersiapkan diri dalam berdakwah.
AllahuAkbar! Jadi,
sejak zaman nabi utusan terduluh memang dakwah sudah diwajibkan guys!. Serta
dalam surat Al Mudatsir yang berarti “Orang yang berkemul” ayat 1-2
Dakwah memang sudah menjadi kewajiban kita sebagai manusia, ini dia
salah satu dari banyak perintah Allah yang menyeru kepada kita untuk ber
dakwah:
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
waltakum mingkum ummatuy yad'ụna ilal-khairi wa ya`murụna bil-ma'rụfi wa yan-hauna 'anil-mungkar, wa ulā`ika humul-mufliḥụn
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada
kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah
orang-orang yang beruntung”. (Quran Surat Ali - Imran ayat 104)
Jelas? itu adalah satu dari sekian banyak perintah Allah yang secara langsung
dituliskan dalam Kitabullah , iya Alquran.
Bahkan didalam risalah Nabi Muhammad SAW, baginda rasul juga telah cukup
banyak memberi kita bekal untuk dapat melaksanakan kewajiban ini, yakni
berdakwah .
Sesuatu hal yang baik belum tentu benar namun yang benar sudah tentu baik.
Hati manusia itu fluktuatif! naik turun apalagi iman kita, mudah
goyah . Kadang getol ibadah kadang ah males-malesan, takutnya nanti pas
lagi futur (turun iman) eh malaikat izroil mampir :( Naudzubillahimindzalik!
Ini erat banget hubungannya dengan salah satu hal yang menghambat kita
dalam berdakwah, iyap karena pasti ada pemikiran kita “aku aja belum baik?
Ngapain juga nyuruh nyuruh orang buat baik” akhirnya? Gak ada perubahan sama
sekali.
Hey wake up! Itu adalah kewajiban kita. Tidak
harus menuggu diri kita untuk baik secara sempurna !karena manusia yang paling
sempurna hanyalah Rsulullah SAW. tapi kalian harus berproses. Sambil
menyelam minum air, selagi kalian berproses memperbaiki diri, usaha untuk
membantu orang lebih baik juga perlu.
Masa kalian mau masuk surga sendiri? Gak ajak yang lain? Surga terlalu luas
untuk dirimu sendiri 😊 !
Simple nya gini, kalian
membiasakan diri sholat tepat waktu di masjid, dan ada teman yang kalian ajak
sholat bareng dimasjid. Suatu ketika kalian lagi males nih atau lupa kalua udah
masuk waktu sholat, terus temen kalian ngingetin kalo sekarang udah masuk waktu
sholat, dan yah mungkin ada embel embel
“makanya jangan sok ngajak orang tapi
diri sendiri aja juga gak sholat kan, lihat aja sekarang”
Justru itu bagus buat kita!
Karena apa?
Kita diingatkan untuk bisa kembali lagi memperbaiki diri, harus lebih tepat waktu dan ISTIQOMAH, dan juga
melatih KESABARAN kita 😊 dijawab aja sambil senyum terus
bilang “Astaghfirullahaladzim, terimakasih ya sahabatku sudah mengingatkan saya
untuk sholat, hehe bantu aku ya, kita sama sama mencoba sholat tepat waktu di
masjid” .
Ada lagi nih, gimana kalau pertanyaanya jadi gini , hmm aku belum paham
apa apa nih, ilmu ku masih sedikit jadi aku gak berani mengajak yang baik huhu.
Mengajak yang baik bukan berarti menggurui ya, kamu hanya
mengajak yang memang kamu tahu bahwa itu benar, mungkin kamu habis kajian
sekali tapi kamu tahu bahwa itu sumbernya di Alquran, maka wajib kita ajak dan
beritahukan hal itu kepada saudara muslim kita.
Maksud dari menggurui ini konteksnya adalah bagiamana cari kita mengajak
atau memberitahu, misal gini kamu nggak suka ada orang taruh sepatu berserakan
didepan pintu padahal disamping sudah jelas ada rak sepatu, lalu apa yang kamu
lakukan ? masuk terus marah marah sambal teriak”siapa sih yang taruh sepatu
berantakan didepan pintu? Gak pernah diajarin kerapian kah? Jelas jelas
disamping ada rak tinggal taruh aja apa susahnya ? hah? Dan kalian ngomong nya
itu didepan orang banyak -_- , pasti marahlah orang yang diberitahu tadi
.
Tapi coba kalau kalian justru mungkin menata sepatu itu kedalam rak dan
ketika dia lewat kamu bilang ke dia“ ini sepatumukah? wah sepatu kayanya lebih
rapih kalau ditaruh di rak hehe takut keinjek sama orang juga nanti malah rusak
hihi” , dan perihal pengetahuan yang kurang itu?sudah menjadi kewajiban kita
juga untuk senantiasa mencari ilmu, jadi banyak banyak lah kita mencari ilmu
baik dunia akhirat. Seseorang yang mencari ilmu dunia tidak akan mendapatkan
akhirat namun apabila ia mencari ilmu akhirat maka ilmu dunia juga akan ia
kuasai, kenapa? Karena ilmu akhirat mencakup ilmu dunia, tapi tidak sebaliknya.
Tapi rum, aku disini minoritas, semuanya memang muslim tapi disekitarku
hamper semuanya tidak berjilbab, menomor duakan sholat dan lain lain, jadi
kalua aku berjilbab dan sholat 5 waktu ketika bersama mereka aku dianggap aneh dan
pasti akan dijauhi.
Nahnu nuriddu wa Allahu yurif
waAllahu fa’alun limayurid yang
artinya “Kita berkeinginan , Allah juga berkeinginan , tetapi Allahlah
yang melaksanakan
keinginnan-Nya” .
Ingat! Kamu harus tetap ISTIQOMAH karena kepastian yang baik akan selalu
mengalahkan kepastian yang tidak baik. Sama halnya dengan kewajiban yang kamu
lakukan adalah hal yang baik, maka lanjutkanlah! . Arum yakin kebiasaan mu yang
baik lambat laun akan membuka hati dan pikiran orang sekitarmu, terlebih dalam
kamu menghadapi celoteh mereka, kalua kamu sabar menghadapinya .
Dan masih banyak lagi yang mungkin temen temen akan berkelut dengan
pikiran pikiran “mungkin” dan bahkan sudah terjadi 😊 boleh
juga kalua teman tmena mau untuk berbagi pengalaman dan masukan perihal ini,
kita belajar bareng ya hihi
, ingat ya :
Fa innama’al ‘usriyusro , inna ma’al ‘ushriyusro yang
artinya Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama
kesulitan ada kemudahan. HAMASAH! 😊
Asssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!
Alhamdulillah ternyata kita sudah masuk di awal bulan penguhujung tahun
2019, yang artinya akhir bulan Desember
ini"CUTI"
yeay! InshaAllah Arum akan kembali pulang ke
daerah bertemu dengan ibuk,bapak dan semua yang kurindukan.
Akan ada banyak ritual tahunan yang dilakukan masyarakat, iyap! perayaan
Tahun Baru, Resolusi tahun 2020 , Tiup Terompet , Kembang Api , dan jangan
lupakan hujan ya! .
Maha Besar Allah, seingat Arum setiap kali tahun baru , Allah selalu
menurunkan hujan yang merupakan berkah bagi seluruh makhluk ciptan-Nya yang ada
di bumi ini, yah walaupun masih banyak yang tetep kekeuh nyalai petasan
dilangit sih, belum tau aja nanti kalau yg turun selain air ._
Belum lagi kalo keras kerasan tiup terompet? padahal Allah punya
terompet yang lebih besar dan lebih kuat dimana terompet itu dan yang nanti
hanya akan ditiup oleh Malaikat Isrofil sebanyak 2x, hanya 2 kali tapi
menentukan keabadiaan diri kita, semoga kita semua kembali dengan keadaan
khusnul khotimah, Amin amin yarobbal alamin
Nahh, ininih yang bakal Arum bahas, sesuai sama judul nyaaa jengjengjeng
"SAWAH DAKWAH"
Kenapa sawah? kok dihubung-hubungin sama dakwah? sawah kan kotor? dakwah
kan suci? hah dakwah? ah takut nanti ginigitu? udah merasa paling bener?sok
suci? Dann masih banyak pertanyaan antri panjang dibelakang hihi.
Hmm jadi alasan Arum membahas tentang “Sawah Dakwah” ini karena Arum
ingin mendapat syafaat di hari akhir kelak, karena Arum SANGAT MENYADARI DAN
TAHU DIRI bahwa Arum SANGAT JAUH DARI KESEMPURNAAN , jadi untuk itu selagi arum
masih diberi Allah kesempatan didunia , Arum harus persiapkan sebaik mungkin
untuk Akhirat , InshaAllah bila Allah mengizinkan , kelak kita semua dapat
dikumpulkan bersama mukmin yang beriman amin amin yarobbal alamin.
Dakwah… Hmmmm yumyum,
makanan netizen yang sangat renyah serenyah krupuk garing dan tahan
lama. Hahaha
Kenapa renyah? Karena sebuah dakwah adalah kewajiban yang selalu
disertai ujian, salah satunya cemoohan dan berbagai rintangan halangan lainnya
dari para (sebut saja) haters hihi
Tahan lama? Sejak zaman nabi nabi utusan Allah terdahulu dakwah telah
ada, hal ini untuk membawa kebaikan bagi seluruh umat manusia, hingga saat ini
tertoreh dalam Alquran dan Assunah.
Pertama, yok pahami apa itu sawah ? jadi menurut mbah gugel tepatnya wikipedia
bahwa sawah
adalah Tanah yang digarap dan diari untuk tempat
menanam padi. Untuk keperluan ini, sawah harus menyangga genangan
air karena padi memerlukan penggenangan pada periode
tertentu dalam pertumbuhannya . Untuk mengairi sawah dibutuhkan sistem
irigasi dari mata air, sungai atau air hujan .
Lalu apa itu dakwah?
Dakwah berasal dari Bahasa arab yang berarti “ajakan”, kegiatan yang
bersifat menyeru,mengajak dan memanggil oranglain untuk beriman dan taat kepada
Allah sesuai garis aqidah, syariat dan akhlak islam .
Lalu apasih hubungan keduanya rum?
Mari kita samakan pemahaman hubungan antara sawah dengan dakwah.
Perumpaannya --
Sawah adalah Diri Manusia yang diciptakan Allah dari
materi (tanah) dan non materi (ruh illahi) yang harus digarap dan diairi
sedemikian rupa dengan iman, ilmu dani ihsan untuk tempat menanam bekal di hari
penentuan akhir kelak. maka untuk keperluan hasil terbaik di hari tersebut
Manusia harus menyangga genangan air yang merupakan ujian dan cobaan hidup,
yang memang dalam periode tertentu hal ini sangat diperlukan dalam peningkatan
kualitas iman dan ketaqwaan seorang Manusia . Namun untuk hal itu dibutuhkan
sebuah sistem yang bersumber dari Alquran, As sunah dan hadist.
Fahimna?
belum! Oke next kita bahas,
belum! Oke next kita bahas,
Kita sebagai manusia adalah makhluk yang independensi, yaitu mahkluk
yang tidak bisa ada dengan sendirinya, dimana adanya Sang Pencipta segala hal
yang ada di alam semesta ini. Iyap Qul huwaAllahu ahad yang
artinya Katakanlah (Muhammad)”Dialah Allah yang Maha Esa” , Allah Subhanau
wata’ala . Lalu apa tugas kita sebagai ciptaan-Nya? Beribadah hanya kepadanya
dan tentunya ber amar ma’ruf nahi munkar (Menjalankan perintah
dan menjauhi larangan-Nya) agar kelak kita mampu menjadi mahkluk yang
dicintai Allah SWT.
Nah untuk itu bagaimana system agar Alquran dan As sunah itu mampu
dengan baik menghasilkan bekal terbaik dihari penentuan bagi seluruh umat
manusia? Jawabannya telah Allah berikan melalui risalah -risalah nabi terdahulu
dan khususnya Rasullullah SAW yakni Nabi Muhammad SAW yang diberikan wahyu oleh
Allah berupa Al Quranul kariim yang merupakan pedoman hidup manusia.
Sejak turunnya wahyu pertama yakni surah Al-alaq ayat 1-5 yang
mana pada saat itu Rasulullah tengah berada di Gua Hira’dan kemudian disusul
datangnya wahyu kedua yakni surah Al Maidah. Didalam peristiwa penerimaan wahyu
kedua Rasulullah ini , di kisahkan Allah dalam Surah Al Muzammil yang berarti
“Orang yang berselimut” yang berisi tentang petunjuk-petunjuk Allah kepada Nabi
Muhammad SAW untuk mempersiapkan diri dalam berdakwah.
AllahuAkbar! Jadi,
sejak zaman nabi utusan terduluh memang dakwah sudah diwajibkan guys!. Serta
dalam surat Al Mudatsir yang berarti “Orang yang berkemul” ayat 1-2
Dakwah memang sudah menjadi kewajiban kita sebagai manusia, ini dia
salah satu dari banyak perintah Allah yang menyeru kepada kita untuk ber
dakwah:
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
waltakum mingkum ummatuy yad'ụna ilal-khairi wa ya`murụna bil-ma'rụfi wa yan-hauna 'anil-mungkar, wa ulā`ika humul-mufliḥụn
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. (Quran Surat Ali - Imran ayat 104)
Jelas? itu adalah satu dari sekian banyak perintah Allah yang secara langsung dituliskan dalam Kitabullah , iya Alquran.
Bahkan didalam risalah Nabi Muhammad SAW, baginda rasul juga telah cukup
banyak memberi kita bekal untuk dapat melaksanakan kewajiban ini, yakni
berdakwah .
Sesuatu hal yang baik belum tentu benar namun yang benar sudah tentu baik.
Hati manusia itu fluktuatif! naik turun apalagi iman kita, mudah
goyah . Kadang getol ibadah kadang ah males-malesan, takutnya nanti pas
lagi futur (turun iman) eh malaikat izroil mampir :( Naudzubillahimindzalik!
Ini erat banget hubungannya dengan salah satu hal yang menghambat kita
dalam berdakwah, iyap karena pasti ada pemikiran kita “aku aja belum baik?
Ngapain juga nyuruh nyuruh orang buat baik” akhirnya? Gak ada perubahan sama
sekali.
Hey wake up! Itu adalah kewajiban kita. Tidak harus menuggu diri kita untuk baik secara sempurna !karena manusia yang paling sempurna hanyalah Rsulullah SAW. tapi kalian harus berproses. Sambil menyelam minum air, selagi kalian berproses memperbaiki diri, usaha untuk membantu orang lebih baik juga perlu.
Masa kalian mau masuk surga sendiri? Gak ajak yang lain? Surga terlalu luas untuk dirimu sendiri 😊 !
Simple nya gini, kalian
membiasakan diri sholat tepat waktu di masjid, dan ada teman yang kalian ajak
sholat bareng dimasjid. Suatu ketika kalian lagi males nih atau lupa kalua udah
masuk waktu sholat, terus temen kalian ngingetin kalo sekarang udah masuk waktu
sholat, dan yah mungkin ada embel embel
“makanya jangan sok ngajak orang tapi
diri sendiri aja juga gak sholat kan, lihat aja sekarang”
Justru itu bagus buat kita!
Karena apa?
Kita diingatkan untuk bisa kembali lagi memperbaiki diri, harus lebih tepat waktu dan ISTIQOMAH, dan juga
melatih KESABARAN kita 😊 dijawab aja sambil senyum terus
bilang “Astaghfirullahaladzim, terimakasih ya sahabatku sudah mengingatkan saya
untuk sholat, hehe bantu aku ya, kita sama sama mencoba sholat tepat waktu di
masjid” .
Ada lagi nih, gimana kalau pertanyaanya jadi gini , hmm aku belum paham
apa apa nih, ilmu ku masih sedikit jadi aku gak berani mengajak yang baik huhu.
Mengajak yang baik bukan berarti menggurui ya, kamu hanya
mengajak yang memang kamu tahu bahwa itu benar, mungkin kamu habis kajian
sekali tapi kamu tahu bahwa itu sumbernya di Alquran, maka wajib kita ajak dan
beritahukan hal itu kepada saudara muslim kita.
Maksud dari menggurui ini konteksnya adalah bagiamana cari kita mengajak
atau memberitahu, misal gini kamu nggak suka ada orang taruh sepatu berserakan
didepan pintu padahal disamping sudah jelas ada rak sepatu, lalu apa yang kamu
lakukan ? masuk terus marah marah sambal teriak”siapa sih yang taruh sepatu
berantakan didepan pintu? Gak pernah diajarin kerapian kah? Jelas jelas
disamping ada rak tinggal taruh aja apa susahnya ? hah? Dan kalian ngomong nya
itu didepan orang banyak -_- , pasti marahlah orang yang diberitahu tadi
.
Tapi coba kalau kalian justru mungkin menata sepatu itu kedalam rak dan
ketika dia lewat kamu bilang ke dia“ ini sepatumukah? wah sepatu kayanya lebih
rapih kalau ditaruh di rak hehe takut keinjek sama orang juga nanti malah rusak
hihi” , dan perihal pengetahuan yang kurang itu?sudah menjadi kewajiban kita
juga untuk senantiasa mencari ilmu, jadi banyak banyak lah kita mencari ilmu
baik dunia akhirat. Seseorang yang mencari ilmu dunia tidak akan mendapatkan
akhirat namun apabila ia mencari ilmu akhirat maka ilmu dunia juga akan ia
kuasai, kenapa? Karena ilmu akhirat mencakup ilmu dunia, tapi tidak sebaliknya.
Tapi rum, aku disini minoritas, semuanya memang muslim tapi disekitarku
hamper semuanya tidak berjilbab, menomor duakan sholat dan lain lain, jadi
kalua aku berjilbab dan sholat 5 waktu ketika bersama mereka aku dianggap aneh dan
pasti akan dijauhi.
Nahnu nuriddu wa Allahu yurif
waAllahu fa’alun limayurid yang
artinya “Kita berkeinginan , Allah juga berkeinginan , tetapi Allahlah
yang melaksanakan
keinginnan-Nya” .
Ingat! Kamu harus tetap ISTIQOMAH karena kepastian yang baik akan selalu
mengalahkan kepastian yang tidak baik. Sama halnya dengan kewajiban yang kamu
lakukan adalah hal yang baik, maka lanjutkanlah! . Arum yakin kebiasaan mu yang
baik lambat laun akan membuka hati dan pikiran orang sekitarmu, terlebih dalam
kamu menghadapi celoteh mereka, kalua kamu sabar menghadapinya .
Dan masih banyak lagi yang mungkin temen temen akan berkelut dengan
pikiran pikiran “mungkin” dan bahkan sudah terjadi 😊 boleh
juga kalua teman tmena mau untuk berbagi pengalaman dan masukan perihal ini,
kita belajar bareng ya hihi
, ingat ya :
Fa innama’al ‘usriyusro , inna ma’al ‘ushriyusro yang
artinya Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama
kesulitan ada kemudahan. HAMASAH! 😊

Dan kenyataannya bahwa tulisan ini tertahan didalam dokumen laptop saya hingga ditemukan lagi pada malam ini, yang kemudian saya post :) oleh karena itu untuk tanggal pe-most an dan opening di awal post ini berbeda, intinya, semoga bermanfaat!
BalasHapus