Diary Muslimah
"Allahuakbar Allahuakbar ..." Suara adzan berkumandang dari speaker Masjid Darul Ma'arif Institut Pemerintahan Dalam Negeri . Tidak kusia-siakan waktu pesiarku hanya untuk bermain keluar ksatriaan, karena sesungguhnya pada saat pesiar dan pergi kemasjid jauh lebih baik dari pada cabut pesiar, karena laporannya yah kalian tau sendiri hihi.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!Oh iya perkenalkan namaku Muslimah, ayah dan ibuku memanggilku Lima. Kalian pasti heran, iya aku juga. Tapi entahlah , ayah dan ibu memberiku beberapa alasan mengapa mereka memanggilku Lima!
1. Lima adalah jumlah dari rukun islam
2. Surat kelima didalam Al-Quran adalah surat Al-Maidah yang mana itu adalah surat kedua yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Sesuai dengan diriku, anak kedua dari dua bersaudara
3.Surat sebelum surat Al-Maidah didalam Al-Quran adalah surat An-Nisa, iya itu nama kakak perempuanku.
dan masih banyak alasan yang ayah ibu sampaikan padaku. Mereka bilang nama adalah sebuah DOA!
Aku adalah pemilik "Diary Muslimah"ini. Semoga diary ku ini dapat menambah wawasan(ups! emangnya ini buku ensiklopedia?hihi). Intinya, Lima berharap kalian semua bisa masuk kedalam dunia Muslimah yag penuh dengan nikmat dan ujian dari Allah SWT. Tabassum Tanuruddunya!
05-05-2019
Kulangkahkan kaki menuju Masjid berwarna hijau yang berdiri megah di sebrang jalan raya tempat ku berdiri saat ini. Yah, walaupun tidak sebesar masjid raya namum buatku itu adalah masjid terbaik!. Berharap aku mendapatkan jatah sholat Ashar berjamaah, walau kakiku sudah agak terasa sakit karena sepatu pantofel ber heels 5 cm yang baru ku beli beberapa hari lalu(read:kesempitan).
Jembatan kecil yang memiliki dua anak tangga naik dan turun menyambutku dengan ramah. Memberiku peluang untuk sedikit melambat dan bernafas walau sedikit terengah-engah. Namun seperti biasa, aku selallu menikmati pemandangan masjid itu! Kupelankan langkahku sambil mengangkat kepala melihat sekeliling dengan seksama "SubhanaAllah" tak henti terucapa lirih dari bibirku. Maha Suci Allah yang maish memebriku kesempatan untuk tetap mampu membawa diri yang kotor ini menuju tempat suci ya Allah.
Hingga pada akhirnya aku tersadar, suara iqomah telah dikumandangkan. "Astaghfhirullahaladzim, lagi-lagi!.." Aku berlari menuju serambi untuk segera melepas sepatu dan mengambil wudhu. Ketika aku berlari, terlihat sekelebat terpal dan karpet yang sepertinya akan didirikan di halaman serambi belakang masjid. Namun, aku tetap melanjutkan secepat mungkin karena aku tidak ingin terlambat jamaah !
Percikan air wudhu kerasakan perlahan mengalir melalui kulit jemariku, wajahku, lengan tanganku hingga kakiku," Ayhaduallaillahaillallah waasyhadu anna muhammadan abduhu warasuuluh Allahummaj'alni minattawabina waj'alni minal mutathohirina waj'alni min ibadikassholihiin"
Semoga air wudhu yang melalui bagian tubuhku ini mampu membawa pergi dosa-dosa kecil dari dalam diriku.
"Assalamualaikum warahmatullah..." salam telah mengakhiri sholat jamaah Ashar sore ini, dan algi aku menjadi makmum masbuk(makmum yang terlambat mengikuti jamaah dari rakaat pertama) . Tapi tak apa, kulanjutkan membuka Al-Quran berwarna dominan putih yang tertata rapi di rak masjid lantai dua tempat akhwat (perempuan) sholat.
Ayat demi ayat kubaca hingga tanpa sadar ku rasakan sesuatu mengalir dipipiku, hangat. Tangisku memecah ketika aku mulai membaca surat Al-Ashr, Demi masa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian! . KUakhiri dengan doa dan perlahan menutup serta mencium Alquran putih ini.
Allah selalu mencintai hamba-Nya.
"Lima, Kamu Lima kan?" terdengar suara laki-laki memanggil namaku, aku kaget dan secara ragu-ragu mencari dari mana arah suara itu berasal.
MasyaAllah ternyata ....
to be continued ,
Assalamualaikum rekan-rekan semuanya! Di bulan Ramadhan ini Arum inshaAllah akan menulis "Diary Muslimah" semoga dapat menghibur,memotivasi dan membuat ramadhan kalian berwarna ya! Amin amin yarobbal alamin.
aktif lagi donggg ._.
BalasHapus