Assalamualaikum warahmatllahiwabarakatuh ,
Aku pernah teringat sebuah klise lama tentang " Pelangi akan selalu hadir setelah hujan "
Banyak orang menggunakan klise ini sebagai pengingat mereka pada saat dirundung kesedihan, bahwa setelah kesedihan mereka , kebahagiaan pasti akan hadir menemui.
Namun,, banyak orang lupa bahwa , siklus ini tidak akan pernah berhenti. Bahkan hampir semua badai atapun hujan memiliki jangka waktu lebih lama di bandingkan dengan ketika hadirnya pelangi itu sendiri.
Dari klise ini aku belajar,
Bahwa tidak perlu untuk menunggu datangnya pelangi , karena akan memakan waktu yang cukup tidak mengenakan untuk dirasakan.
Bahwa pelangi pun tidak untuk ditemukan namun dinikmati keindahannya, hanya keindahannya.
Bahwa hujan maupun badai bukanlah hal yang buruk, mereka datang untuk membawa kesejukan pada tanah yang gersang, memberikan kehidupan bagi seluruh mahkluk hidup dengan memberikan persedian air bagi bumi.
Bahwa tidak akan ada pelangi yang paling indah tanpa hadirnya hujan maupun badai yang hebat.
Banyak hal yang membawa keindahan itu. Hal kecil akan menjadi luar biasa apabila kita mampu untuk memkanai apa yang terjadi didalam hidup kita.
Allah SWT akan selalu memberikan hal terbaik di waktu terbaik.
QS Al Baqarah : 216
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pua kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui"
Kau tahu? Didalam sebuah hutan yang lebat terdapat banyak sekali hewan hewan yang hidup disana. Ketika hujan turun beberapa diantara mereka ada yang kehujanan dan merasa sedih, namun beberapa yang lain sedang berada didalam tempat tinggal mereka. Ibu tupai bersama anak-anaknya masuk kedalam pohon, berkumpul bersama anakn-anaknya dan memastikan bahwa mereka aman serta hangat. Koloni semut berbondong masuk kedalam sarang mereka yang berada dibawah tanah , dengan kehangatan yang dihasilkan oleh panas bumi serta kebersamaan yang yang mereka ciptakan untuk saling menjaga satu sama lain. Kawanan katak memiliki kesempatan untuk bersenang-senang menikmati rintik demi rintik hujan yang jatuh ke bumi.
Allah selalu berada bersama kita, didalam hati kita bahkan lebih dekat dari apapun yang ada didalam diri kita. Biarkanlah momen-momen indah maupun tidak menjadi bagian dari hidup mu, karena kamu tidak pernah tahu bahwa hal indah dapat membawa ketidak indahan dan ketidak indahan seringkali mampu membawa keindahan. Menjadi Manusia yang selalu dapat memaknai segalanya dengan indah adalah sesuatu yang tidak mudah, bahkan Allah hanya memberikan gelar Ulul Azmi (Nabi pilihan yang memiliki ketabahan luar biasa) hanya kepada 5 Nabi pilihannya yakni Nabi Muhammad SAW, Isa AS , Nuh AS , Ibrahim AS , dan Musa AS. Kesabarannya dalam menghadapi sangat menjadi panutan kita dalam permasalahn yang datang silih berganti. Kesemuanya memilik kepercayaan penuh kepada Allah SWT dalam setiap hembusan nafas dan aliran darah dalam diri mereka dalam memaknai segalanya.
Aku percaya, kamu dan aku serta kita semua mampu untuk selalu berusaha memiliki kepribadian seperti mereka, InshaAllah.
Arum H. Pangestuti
17.58
-KMDM-
Aku pernah teringat sebuah klise lama tentang " Pelangi akan selalu hadir setelah hujan "
Banyak orang menggunakan klise ini sebagai pengingat mereka pada saat dirundung kesedihan, bahwa setelah kesedihan mereka , kebahagiaan pasti akan hadir menemui.
Namun,, banyak orang lupa bahwa , siklus ini tidak akan pernah berhenti. Bahkan hampir semua badai atapun hujan memiliki jangka waktu lebih lama di bandingkan dengan ketika hadirnya pelangi itu sendiri.
Dari klise ini aku belajar,
Bahwa tidak perlu untuk menunggu datangnya pelangi , karena akan memakan waktu yang cukup tidak mengenakan untuk dirasakan.
Bahwa pelangi pun tidak untuk ditemukan namun dinikmati keindahannya, hanya keindahannya.
Bahwa hujan maupun badai bukanlah hal yang buruk, mereka datang untuk membawa kesejukan pada tanah yang gersang, memberikan kehidupan bagi seluruh mahkluk hidup dengan memberikan persedian air bagi bumi.
Bahwa tidak akan ada pelangi yang paling indah tanpa hadirnya hujan maupun badai yang hebat.
Banyak hal yang membawa keindahan itu. Hal kecil akan menjadi luar biasa apabila kita mampu untuk memkanai apa yang terjadi didalam hidup kita.
Allah SWT akan selalu memberikan hal terbaik di waktu terbaik.
QS Al Baqarah : 216
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pua kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui"
Kau tahu? Didalam sebuah hutan yang lebat terdapat banyak sekali hewan hewan yang hidup disana. Ketika hujan turun beberapa diantara mereka ada yang kehujanan dan merasa sedih, namun beberapa yang lain sedang berada didalam tempat tinggal mereka. Ibu tupai bersama anak-anaknya masuk kedalam pohon, berkumpul bersama anakn-anaknya dan memastikan bahwa mereka aman serta hangat. Koloni semut berbondong masuk kedalam sarang mereka yang berada dibawah tanah , dengan kehangatan yang dihasilkan oleh panas bumi serta kebersamaan yang yang mereka ciptakan untuk saling menjaga satu sama lain. Kawanan katak memiliki kesempatan untuk bersenang-senang menikmati rintik demi rintik hujan yang jatuh ke bumi.
Allah selalu berada bersama kita, didalam hati kita bahkan lebih dekat dari apapun yang ada didalam diri kita. Biarkanlah momen-momen indah maupun tidak menjadi bagian dari hidup mu, karena kamu tidak pernah tahu bahwa hal indah dapat membawa ketidak indahan dan ketidak indahan seringkali mampu membawa keindahan. Menjadi Manusia yang selalu dapat memaknai segalanya dengan indah adalah sesuatu yang tidak mudah, bahkan Allah hanya memberikan gelar Ulul Azmi (Nabi pilihan yang memiliki ketabahan luar biasa) hanya kepada 5 Nabi pilihannya yakni Nabi Muhammad SAW, Isa AS , Nuh AS , Ibrahim AS , dan Musa AS. Kesabarannya dalam menghadapi sangat menjadi panutan kita dalam permasalahn yang datang silih berganti. Kesemuanya memilik kepercayaan penuh kepada Allah SWT dalam setiap hembusan nafas dan aliran darah dalam diri mereka dalam memaknai segalanya.
Aku percaya, kamu dan aku serta kita semua mampu untuk selalu berusaha memiliki kepribadian seperti mereka, InshaAllah.
Arum H. Pangestuti
17.58
-KMDM-
Komentar
Posting Komentar