Hay kawan aku mau posting cerpen bikinan ku nih .. selamat menikmati :D
Bolpoin Putih
"Hoaammms " .. suara menguapku yg sudah pasti terdengar satu rumah , karena yap aku adalah anak tunggal, tetapi pagi ini ayah dan ibukku datang kekamarku untuk membangunkanku dengan belaian dari kedua tangan mereka , walaupun emang sering bangun kesiangan heheheh :D jam dinding sudah menunjukan pukul 6.15 , hari ini adalah hari pertama ujian akhir sekolah yg sangat berarti bagiku , karen yaa ini sangat menentukan kelulusanku ._. “KYAAAAAA .. HANDUK MANA? IBUU AYAHH .... BAJU , DASI , SABUK SAMA SEPATUKU DIMANA ? TOLONG SIAPINN DONGGG “ Teriakku dari dalam kamar mandi yang bisa dibilang menggema karena kamar mandiku cukup luas untuk satu orang , mungkin muat 3 orang ._. lanjut aja kecerita deh ya
*TENG TENG TENG * bunyi bel masuk sekolah sudah berbunyi , terdengar dari tempat aku memarkirkan sepeda motor yg letaknya berhadapan dengan sekolahku .
Aku segeraa berlari dengan beberapa adik kelasku yg juga terlambat , karena aku yakin semua angkatanku sudah berada disekolah pagi tadi , karena harus mempersiapkan ujian akhir . *Grwekkkkgrwekkcitttt * Suara gerbang sekolah yg sudah agak berkarat tetapi tetap kokoh dan kuat karena dijaga oleh satpam yg bisa dibilang galak nya kaya anjing polisi yg ngincer penjahat , hihh serem ._. “Yahh pak satpam , jangan ditutup dongg pintunyaaa .. pliss bukain bentar , Cuma telat 3 menit kann .. lagi butuh nih , ini juga hari pertama ujian .. masa telat dikit jadi gak ujian sih pak :”(“ rayuku dengan menunjukan jurus mata besarku yg seperti kucing dengan sedikit berlinang air mata buaya *ehem XD , “ Kamu ini masih SMP sudah pinter bolos , mau jadi apa generasi muda kita blahblahblah ... “ jawab pak satpam yg suka ceramaah ke anak – anak yg sering telat termasuk aku ._. dengan mengusap – usap kumis keramatnya yg setiap hari di creambath hahahaha , Akhirnya senjata terakhir ku adalah uang 100.000 yg kutabung selama seminggu ini harus ludes untuk uang penyogokan buat pak satpam huhu L tapi gakpapa deh yg penting bisa masuk ikut ujian pertama , bersiap mengahadapi ujian ku yg pertama yg dimulai pukul 7.15 , hanya tersisa waktu 1 menit untukku menempati tempat dudukku , “hoshhoshhosh , akhirnya sampe juga “ kataku dengan mengambil nafas besar , karena terlalu banyak menguras tenaga , bayangkan saja lari dari tempat parkiran hingga kelasku yg jaraknya kirakira 1 kilometer , iyaa karena kelasku ada dilantai 3 dan bangunannya cukup luas ._.
“Selamat pagi anak – anak .. Hari ini kita akan mulai ujian akhir kelulusan kalian , Tapi sebelumnya ibu akan perkenalkan kalian pada murid baru yg akan masuk dikelas kalian , walaupun terdengar aneh tetapi memang dia ini adalah murid berprestasi yg baru pindah dari jakarta , jadi mengikuti ujian disekolah ini adalah hal yg tak sulit baginya , kalau begitu silahkan nak kamu memperkenalkan diri “ kata bu Ine guru kelasku , “ Selamat pagi semua , perkenalkan nama saya Fatimah Azzahrah , seperti yg dikatakan oleh bu Ine tadi , semoga saya dapat berteman dengan kalian semua “ perjelas anak baru yg berdiri didepan kelas tersebut .
Dia terlihat manis dengan bulu mata lentik dan mata besar seperti mataku , dan juga badan yg tidak terlalutinggi tetapi enak dipandang dan juga kulit berwarna kuning langsat yang nyaris mirip dengan diriku ._.
Belum sempat selesai berfikir tentang anak baru itu , aku tercengang melihatnya , ternyata anak baru itu duduk disebelahku ._. mungkin memang hanya karena aku saja yg tidak memmiliki teman sebangku sejak kelas 1 SMP .. yah kareena tak ada anak yg mau dekat denganku karena kecerobohanku yg terlihat seperti anak aneh , padahal aku hanya ingin terlihat baik didepan mereka namum al hasil aku terlihat semakin aneh ._.-
“Hai , Perkenalkan aku Zahrah , namamu siapa ?” suara anak baru itu memecah keseriusanku dalam berfikir
Aku hanya memandangnyadan tak menjawab pertanyaan itu , karena aku sedang hanya ingin fokus untuk ujian yg akan kuhdapai di lain sisi aku takut apabila dia tau keaneahn justru membuatnya tidak nyaman denganku .
*TENG TENG* Bel menandakan bahwa ujian sekolah telah berakhir
Kulihat raut muka Zahra yg terlihat sedih , Apa mungkin itu gara – gara aku yg telah mengacuhkan dia tadi sesaat sebelum ujian dimulai ? Aku tidak bermaksud melakukan hal itu ? Aku hanya minder dengan diriku ? Apa harus aku minta maaf dengannya ? Ah tidak .. aku sudah lama tidak mengatakan “Maaf” Pada siapapun , karena banyak orang yg telah menyikiti hatiku tetapi tak ada satupun yg meminta maaf padaku -_
Sesaat setelah aku berfikir , aku mendengar suara seorang perempuan menangis tersedusedu ditempat duduk depan kelasku yg sudah sepi . Ngeri banget dengernyaa :3 tapi kayanya itu suara manusia beneran deh .. akhirnya tekadku sudah bulat untuk mencari tahu siapa yg menangis didepan kelas ku yg sudah sepi ini .. perlahan aku membuka pintu untuk nkeluar kelas , ootidak .. ternyata dia adalah Zahra ,anak baru yg tadi mengajakku berkenalan tetapi kuacuhkan . Kuberanikan diri untuk bertanya padanya “Hai Zahra , Em mmm Maaa MaAAaafkan aku yaa tadi sudah mengacuhkanmu , aku tidak bermaksud melukai hatimu , hanya saja .. ah sudah lupakan .. kenapa kau menangis seperti ini zahra ?” Tiba tiba saja mulutku ini terasa gatal ingin mengatakn hal – hal aneh seperti itu lagi
Dia menengok ke arahku dengan perlahan dan mulai membuka mulut dengan pipi yg basah karena air matanya “ Aku tidak marah atas sikapmu padaku J Hanya saja aku merasa sedih dan menyesal karena apa yg selama ku perbuat “
Aku bingung menjawabnya , sepertinya dia mulai ingin curhat padaku , oh tidak aku tidak siap , tapi entah kenapa hatiku tiba – tiba hatiku terasa tersentuh hanya dengan kata kata seperti itu . “ Apa kau ingat dengan bolpoin putih ini ? Peninggalan almarhum Ayah dan ibumu?Janji mu pada mereka untuk selalu menjadi orang yg kuat dan sabar dalam menghadapi segala rintangan apapun ?” Tanya nya dengan menatap mataku . “DEG” jantungku serasa mau copot mendengar kata kata itu .. seketika itu aku terasa melayang jauh kedunia lain dengan memori lama yg telah kulupakan , Ayah ? Ibuku ? mereka telah tiada ? Itu memang benar .. lantas ?
Tiba – tiba Zahra memegang erat tanganku dan berkata “ Akan kukembalikan ini untukmu , jadilah dirimu yg sesungguhnya “ ckrakkkkkk suara nyaring terdengar dikepalaku dan semua berubah menjadi hitam solah olah aku masuk pada sebuah gua yg sangat gelap .
“Zahra . bangunlah .. Ayo persiapkan alat tulis mu , ujian akan segera dimulai . Ibu tau ini adalah peringatan 1000 hari meninggalnya orangtuamu dalam kecelakaan pesawat itu , tetapi buatlah mereka bangga “ Tegur bu Iren
Aku memulai mempersiapkan perlengkapan ujianku , sebuah bolpoin berwarna putih dan nomor dada yg bernamakan Fatimah Azahrah .
Komentar
Posting Komentar